NARASISULUT.COM,SANGIHE-Pemerintah daerah seriusi peningkatan kualitas layanan untuk konektivitas internet antar wilayah di tiga daerah kepulauan di Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bupati Michael Thungari di medio November 2025 menyampaikan permasalahan jaringan internet saat rapat bersama dengan Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) diManado. Sangihe sebagai daerah kepulauan dan tofografi yang berbukit, masih banyak wilayah yang tidak memdapat akses komunikasi maupun internet. Apa lagi era saat ini telah berubah begitu cepat, layanan internet dari pemerintah sangat di butuhkan masyarakat.
” Di Sangihe masih banyak wilayah yang tidak mendapat layanan internet, semoga kedepan mendapat perhatian Komdigi” tutur bupati Thungari.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sangihe Johanis Pilat yang juga ikut dalam forum tersebut saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pastinya Pemda tetap memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan daerah. Terutama untuk masalah jaringan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat dalam melakukan interaksi dan kegiatan usaha.
“Memang dewasa ini internet merupakan kebutuhan masyarakat dalam berinteraksi sosial olehnya ini menjadi perjuangan pa Bupati saat ada forum yang di gelar Komdigi,” ujarnya.
Pemerintah Pusat dan Bakti serta Provider memastikan akan mempresur usulan Pemda Sangihe terutama untuk wilayah yang tidak ada jaringan internet.
“Kalau soal infrastruktur penunjang kita dibanding daerah di daratan Sulut dan Makasar Sangihe 100 kali lipat jauh lebih banyak dan itu mahal,
Namun demikian Pemda Sangihe berusaha membangun kordinasi dengan Pemerintah Pusat, Bakti dan Provider mereka melakukan akselerasi,” jelas Pilat yang juga selaku Asisten II.
Selain itu penambahan infrastruktur penunjang seperti pemancar kedepan juga akan di tambah.
Pekerjaan yang menjadi prioritas yakni perbaikan jaringan kabel optik bawah laut yang bermasalah akan di kerjakan oleh Komdigi.
