NarasiSulut, Tondano — Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat cinta tanah air melalui pelaksanaan Workshop Bela Negara Minahasa 2025 yang digelar di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Senin (15/12/25).

Kegiatan strategis ini diikuti sekaligus dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, didampingi Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si. Workshop tersebut menjadi wadah penguatan pemahaman bela negara bagi aparatur pemerintah, dunia pendidikan, serta elemen masyarakat.

Pembukaan Workshop Bela Negara Minahasa 2025 diawali dengan momen istimewa, yakni penganugerahan Desha Rakshaka Puraskara kepada Bupati Minahasa Robby Dondokambey sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung program bela negara dan penguatan wawasan kebangsaan di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa bela negara bukan semata tanggung jawab aparat keamanan, melainkan kewajiban seluruh warga negara dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai nasionalisme, disiplin, persatuan, serta semangat gotong royong sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
“Bela negara harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga persatuan, menaati hukum, hingga berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa,” tegas Bupati.
Melalui pelaksanaan Workshop Bela Negara Minahasa 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap semangat bela negara semakin mengakar kuat di seluruh lapisan masyarakat, sehingga mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan bangsa di masa depan.
Workshop ini turut dihadiri Direktur SDM Pertahanan Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Budi Haryono, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Dandim 1302 Minahasa, Kapolres Minahasa, Kajari Minahasa, Ketua Pengadilan Negeri Tondano, perwakilan Kapolres Manado, Ketua F-PDR Sulut, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, para pimpinan dan anggota organisasi kemasyarakatan, kepala sekolah, guru, siswa, serta seluruh peserta Workshop Bela Negara.(AS)
