NarasiSulut.com, Kamanga — Kepemimpinan sejati bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang pengabdian, kerja nyata, dan ketulusan dalam melayani masyarakat. Hal itulah yang tercermin dalam perjalanan kepemimpinan Hukum Tua Desa Kamanga, Djemi Wenas, yang selama kurang lebih sembilan tahun mengabdikan diri untuk membangun dan memajukan desa.
Di bawah kepemimpinannya, Desa Kamanga mengalami berbagai perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Berbagai program pembangunan terus diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan masyarakat, hingga upaya pemberdayaan ekonomi warga desa.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Djemi Wenas juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang mengedepankan kebersamaan dan persatuan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, terbuka, dan penuh kekeluargaan, hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat terjalin harmonis. Aspirasi warga tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk program dan kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Berbagai hasil pembangunan menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut. Selama masa kepemimpinannya, sejumlah proyek berhasil direalisasikan, di antaranya pembangunan jalan kompleks SMP Negeri 1 Tompaso, pembangunan jalan rabat beton di dalam desa, renovasi balai pertemuan desa, hingga pembangunan bak sampah untuk menunjang kebersihan dan aktivitas masyarakat.
Selain pembangunan fisik, Desa Kamanga juga berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Di antaranya, Desa Kamanga meraih Juara Lomba Desa Tingkat Kabupaten, dan Provinsi Sulawesi Utara. Desa ini juga secara konsisten memperoleh penghargaan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 100 persen, serta menerima penghargaan Pembangunan Award dan berbagai penghargaan lainnya yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat.
Masyarakat Desa Kamanga pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepemimpinan yang dinilai membawa perubahan signifikan bagi desa. Salah seorang warga menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur selama masa kepemimpinan Djemi Wenas terlihat jelas dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Djemi Wenas pada Jumat (8/5/2026). Dalam penyampaiannya, ia mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan penyertaan-Nya sehingga dirinya boleh dipercayakan memimpin Desa Kamanga selama sembilan tahun.
“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi sebuah tanggung jawab dan panggilan untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Wenas.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Kamanga atas dukungan, kepercayaan, serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. Menurutnya, seluruh capaian pembangunan bukanlah hasil kerja satu orang semata, melainkan buah dari kebersamaan, semangat gotong royong, dan komitmen bersama dalam membangun desa.
“Kiranya kebersamaan ini terus terjaga, sehingga apa yang telah kita bangun dapat dipelihara dan ditingkatkan demi masa depan Desa Kamanga yang lebih baik,” tutup Wenas.
Kini, setelah sembilan tahun pengabdian, kepemimpinan Djemi Wenas meninggalkan jejak yang tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat persatuan dan kepercayaan diri masyarakat untuk terus berkembang. Desa Kamanga menjadi bukti bahwa ketika seorang pemimpin bekerja dengan hati, maka hasilnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat
