oplus_4194306
NarasiSulut.com, Tompaso – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting terus dilakukan melalui kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana bersama mitra kerja yang digelar di SD Advent Kamanga, Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, SE, sebagai narasumber utama yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai stunting, mulai dari pentingnya pencegahan hingga upaya membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Dalam pemaparannya, Felly Estelita Runtuwene menjelaskan bahwa stunting merupakan persoalan penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama keluarga, dalam memperhatikan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta pola pengasuhan yang baik.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya melakukan langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.Selain Felly Estelita Runtuwene, kegiatan ini turut menghadirkan dr. Jeany Winokan, MAP, selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, serta Buyung Manein, S.ST, selaku Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa.

Turut hadir bapak Purnomo Sucipto, SH, LLM selaku staf ahli rekayasa sosial keluarga Kemendubangga, tokoh agama, para hamba Tuhan, serta Hukum Tua Desa Kamanga Dua, Lanni Froklin Mamesah, ST.
Sebagai tuan rumah, SD Advent Kamanga Tompaso menyambut pelaksanaan kegiatan dengan penuh sukacita. Suasana semakin meriah melalui persembahan tarian Maengket oleh siswa-siswi SD Advent Kamanga, yang menjadi bentuk penyambutan sekaligus pelestarian budaya daerah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, wakil rakyat, tenaga kesehatan, lembaga terkait, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Minahasa.

Sebagai penutup, panitia membagikan door prize kepada peserta yang beruntung. Hadiah yang disediakan antara lain setrika, blender, dan televisi LED LG 32 inci. Pembagian hadiah tersebut menambah antusiasme peserta hingga akhir kegiatan.

Melalui pelaksanaan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana bersama mitra kerja ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting semakin meningkat. Sinergi antara pemerintah, lembaga terkait, tokoh masyarakat, dan keluarga diharapkan terus diperkuat demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju masa depan Indonesia yang lebih baik. (AS)
