NarasiSulut, Minahasa Utara— Pemuda Advent Jemaat Pioneer Tompaso Kamanga melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Desa Wisata Budo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, pada Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pemuda Advent yang telah direncanakan untuk dilaksanakan pada bulan Maret 2026. Aksi tersebut bertujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Ketua Pemuda Advent, Viona Goni, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap lingkungan serta bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan pesisir yang memiliki peran penting dalam mencegah abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya.

Selain penanaman mangrove, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian buku rohani kepada masyarakat setempat sebagai bentuk pelayanan spiritual. Buku-buku tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan iman dan nilai-nilai kehidupan bagi warga.

Pendeta Jemaat, Michelle Tangkilisan, S.Ag, turut memberikan dukungan dan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelayanan gereja tidak hanya berfokus pada aspek kerohanian, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Kegiatan ini mencerminkan keseimbangan antara pelayanan iman dan tanggung jawab terhadap ciptaan Tuhan,” ungkapnya.
Masyarakat Desa Wisata Budo menyambut baik kegiatan ini. Salah satu warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemuda Advent yang telah berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus berbagi berkat melalui pembagian buku rohani.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan kepedulian dari Pemuda Advent. Penanaman mangrove ini sangat bermanfaat bagi desa kami, dan pembagian buku rohani juga menjadi berkat bagi masyarakat,” ujar warga setempat.
Kegiatan ini juga turut didampingi oleh para sponsor Pemuda Advent yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan serta mempererat hubungan antara jemaat dan masyarakat di wilayah Desa Wisata Budo. (AS)
