NarasiSulut.com, Kamanga Dua — Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus diwujudkan dalam kerja nyata. Hal inilah tercermin dalam perjalanan kepemimpinan Hukum Tua Desa Kamanga Dua, Lanni F. Mamesah, ST, yang telah mengabdikan diri selama 9 tahun 8 bulan untuk membangun dan melayani masyarakat.
Dalam satu dekade, Lanni F. Mamesah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam membawa perubahan positif bagi desa. Berbagai program pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pelayanan masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi warga, berhasil direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, kepemimpinan beliau juga menekankan pentingnya kebersamaan dan persatuan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan terbuka, hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat terjalin dengan harmonis. Aspirasi warga tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program yang tepat sasaran.
Masyarakat Desa Kamanga Dua pun merasakan langsung dampak dari kepemimpinan tersebut.
Lebih dari itu, kepemimpinan Lanni F. Mamesah meninggalkan warisan berharga berupa semangat gotong royong dan kepercayaan diri masyarakat untuk terus berkembang. Ia tidak hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kuat bagi masa depan Kamanga Dua.
Kini, setelah 9 tahun 8 bulan pengabdian, jejak kepemimpinan tersebut menjadi cermin bahwa kerja tulus dan komitmen yang kuat akan selalu menghasilkan perubahan yang berarti.
Desa Kamanga Dua telah menjadi saksi bahwa ketika seorang pemimpin bekerja dengan hati, maka hasilnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Berikut Pencapaian Pembangunan Desa Kamanga Dua
Selama periode kepemimpinan Mamesah, berbagai capaian pembangunan berhasil diwujudkan sebagai bentuk komitmen terhadap kemajuan desa, antara lain:
1. Pemisahan administrasi Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) serta buku register tanah wilayah Desa Kamanga Dua dari desa induk.
2. Pembangunan jalan kebun di wilayah Loncat Ranointengah hingga kompleks pekuburan.
Pembangunan jalan rabat beton dan lapen di dalam desa dengan total panjang sekitar 1.700 meter.
3.Pendirian pos keamanan lingkungan (pos kamling) untuk meningkatkan keamanan masyarakat.
4. Pembangunan balai pertemuan desa yang menjadi salah satu yang terbesar di Kecamatan Tompaso.
5. Penyediaan sarana air bersih melalui program Pamsimas dengan nilai anggaran sekitar Rp927 juta.
6. Pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 1.700 meter melalui dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Wilayah Sungai Provinsi.
7. Pembangunan jaringan irigasi sekunder sepanjang 327 meter.
Pengembangan jaringan irigasi air tanah melalui program dari Kementerian Pekerjaan Umum.
8. Pemasangan penerangan jalan di dalam desa guna menunjang aktivitas masyarakat.
9. Pembangunan gedung koperasi desa (Kopdes) seluas 600 m² dengan nilai anggaran sekitar Rp1,6 miliar.
10. Pengadaan lahan pekuburan desa seluas 4.970 m².
11. Pemberian penghargaan kepada mantan hukum tua yang meninggal dunia sebesar Rp 5 juta (telah diberikan kepada dua orang).
12. Penyaluran bantuan khusus yang bersumber dari penghasilan tetap (Siltap) bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan warga yang membutuhkan.
Adapun Prestasi Desa Kamanga Dua
Selain capaian pembangunan, Desa Kamanga Dua juga menorehkan berbagai prestasi membanggakan, di antaranya:
1. Penerimaan Kartini Award Tahun 2022
2. Penghargaan atas prestasi dan dedikasi di bidang pembangunan dari program International Human Resources Development Program Tahun 2021.

3. Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten pada tahun 2022.
4. Penerima penghargaan sebagai Desa Mandiri dari Kementerian Desa, dan Transmigrasi Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa tahun 2023.
5. Juara 1 Lomba Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tingkat Kabupaten pada tahun 2023.
6. Secara konsisten meraih penghargaan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 100% sejak tahun 2017 hingga 2026.
7. Penghargaan sebagai desa tercepat dalam pencairan Dana Desa di Kabupaten Minahasa selama periode 2019 hingga 2025.
Masyarakat Desa Kamanga Dua menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepemimpinan yang dinilai membawa perubahan nyata bagi desa. Salah satu warga menyatakan bahwa selama masa kepemimpinan tersebut, pembangunan infrastruktur terlihat jelas dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Secara terbuka Minggu (19/04/26) Mamesah menyampaikan, syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kasih dan penyertaan-Nya boleh dipercayakan memimpin Desa Kamanga Dua Selama 9 Tahun 8 Bulan Ini bukan sekadar jabatan, tetapi sebuah tanggung jawab dan panggilan untuk melayani dengan sepenuh hati.
Lebih lanjut, Mamesah juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Kamanga Dua atas dukungan, kepercayaan, serta kerja sama yang luar biasa selama ini. Semua capaian yang ada bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan, gotong royong, dan komitmen kita bersama untuk membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.
“Kiranya kebersamaan ini terus terjaga, sehingga apa yang telah kita bangun dapat dipelihara dan ditingkatkan demi masa depan Desa Kamanga Dua yang lebih baik,”ujar Mamesah.(AS)
