NarasiSulut.com, Minahasa – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, S.E., Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., menghadiri sekaligus membuka tahapan seleksi peserta Pemilihan Waraney Wulan Minahasa Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano, Kamis (15/10/2026), dengan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, para camat se-Kabupaten Minahasa, panitia pelaksana, serta para calon finalis Waraney Wulan Minahasa Tahun 2026.
Pembukaan tahapan seleksi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyelenggaraan Pemilihan Waraney Wulan Minahasa 2026. Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi, kemampuan, wawasan, serta kecintaan terhadap budaya dan tradisi Minahasa.
Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap kegiatan yang melibatkan generasi muda dalam upaya memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah.

Melalui proses seleksi ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu menampilkan penampilan dan kepribadian yang baik, tetapi juga memiliki pengetahuan tentang adat istiadat, nilai-nilai budaya, serta potensi pariwisata Kabupaten Minahasa.
Waraney dan Wulan Minahasa memiliki peran penting sebagai representasi generasi muda yang diharapkan mampu menjadi duta budaya sekaligus turut mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, para camat se-Kabupaten Minahasa, panitia Pemilihan Waraney Wulan Minahasa Tahun 2026, serta seluruh calon finalis yang akan mengikuti tahapan seleksi.
Dengan dimulainya tahapan seleksi ini, Pemilihan Waraney Wulan Minahasa Tahun 2026 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, serta memiliki komitmen untuk menjaga dan memperkenalkan identitas budaya Minahasa.
Ajang ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal dan mendorong promosi potensi Kabupaten Minahasa melalui peran aktif para duta daerah. (AS)
